Ketentuan Aqiqah Untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Ketentuan aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan 

Dalam pelaksanaannya, disunnahkan beraqiqah dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing bagi anak perempuan. Jika dikaji secara komprehensif, jenis hewan yang diaqiqahkan tidak harus kambing. Namun, alasan dianjurkan hewan ini, agar dapat mengambil berkat dengan lafadz yang telah warid, yakni berdasarkan hadist dari Aisyah ra.

“Rasulullah SAW. menyuruh kami untuk beraqiqah dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing bagi anak perempuan.”

Ada juga yang berpendapat bahwa yang paling afdhal itu tujuh ekor kambing atau seekor unta atau sapi atau domba atau yang sejenis dengan unta yakni badanah atau yang serupa dengan sapi. Boleh melaksanakan aqiqah dengan seekor sapi/unta untuk tujuh orang anak. Boleh juga beraqiqah meskipun hanya beberapa anak saja yang ingin beraqiqah, sedangkan yang lain hanya berharap dagingnya.Adapun konsekuensi awal kesunnahannya aqiqah bagi anak laki-laki itu seekor kambing.

Perbedaan pendapat Ulama tentang jenis hewan yang bisa diaqiqahkan

Berdasarkan ibarat dari kitab fathul bari` kata “kambing” yang tersebut di dalam hadits dari Aisyah ra. tadi menunjukkan bahwa hanya kambing yang bisa menjadi hewan aqiqah. Begitu juga menurut Bandaniji (salah seorang ulama bermadzhab syafi`i). Beliau berpendapat bahwa tidak boleh beraqiqah dengan hewan selain kambing. Meskipun Imam Syafi’i sendiri tidak berpendapat demikian. Adapun mayoritas ulama berpendapat bahwa unta dan sapi boleh dijadikan sebagai hewan aqiqah. Hal ini bersandar pada hadist dari Thabrani dan Abi Syech yang membolehkan keduanya yakni:

يعق عنه من الابل والبقر والغنم

*NZ

Post Author: @Inshafuddin Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *