‘Work From Home’

@Dream.co.id

Apakah kamu tim ‘Work From Home’ untuk beberapa hari ke depan?

Dream – Tidak hanya sekolah dan kampus, beberapa kantor juga memperbolehkan karyawannya untuk work from home alias bekerja dari rumah terkait mewabahnya virus corona atau Covid-19 ini. 

Hal ini bisa jadi keuntungan dan kerugian. Meskipun kamu bisa menghemat ongkos dan biaya makan, tapi bekerja di rumah juga cukup sulit untuk fokus.

Terutama, jika kamu memiliki banyak hal yang perlu dilakukan di rumah. Dilansir dari Miss Kyra, berikut tips bekerja di rumah agar lebih fokus.

1. Membuat Rencana

Bekerja di rumah seharusnya tidak berbeda dengan waktu kerja biasanya. Buatlah rencana dan target yang harus dicapai dalam sehari.

Ini akan membantumu menyelesaikan pekerjaan lebih efektif dan jangan lupa memberi jeda sedikit di antara pekerjaan.

2. Mengatur Ruang Kerja

Bekerja di tempat tidur bukanlah hal yang baik karena akan membuatmu merasa malas. Buatlah satu ruangan bekerja di rumahmu.

Kamu bisa mengatur satu meja kerja atau menempati ruangan yang sepi dan nyaman untuk bekerja. Ubah suasana tempat kerja di beberapa waktu.

3. Tetap Terkoneksi dengan Rekan Kerja

Tetaplah terkoneksi dengan rekan kerja. Ini juga akan membantumu lebih fokus menyelesaikan pekerjaan. Koordinasi adalah kunci efektivitas saat bekerja di rumah.

Tapi, hanya gunakan grup untuk urusan pekerjaan.

4. Memberi Tahu Keluarga Atau Teman Sekamar

Beri tahu keluarga atau teman sekamarmu tentang waktu bekerja. Ini memastikan mereka tahu bila kamu sedang bekerja dan tidak bisa diganggu.

Asal Kerja dari Rumah, Generasi Kekinian Bersedia Digaji Murah

Tren kerja pada generasi kekinian ternyata mengalami pergeseran. Bukan upah tinggi, banyak dari para pencari kerja memilih gaji rendah namun bisa kerja dari rumah.

Pakar marketing, Yuswohady, menilai kecenderungan ini merupakan salah satu gejala disrupsi ekonomi yang melanda kaum muda. Ada banyak sekali kebiasaan yang ” dibunuh” oleh generasi Y terutama jam kerja 9-5.

“Lebih baik gaji turun, tapi bisa bekerja di rumah,” kata Yuswohady dalam Media Training and Gathering tentang Perbankan Syariah di Bogor, Jawa Barat, ditulis Sabtu 23 November 2019.

Menurut Yuswohady, generasi kekinian ogah berlama-lama kerja di kantor. Mereka lebih suka bekerja di rumah atau di co-working space sehingga membuat bisnis sewa ruang kerja itu menjamur.

‘Pembunuh’ modal?

Alasan lain yang membuat kaum muda malas bekerja di kantor yaitu tersitanya waktu untuk berinteraksi dengan keluarga. Alhasil, kesempatan untuk bercengkama dengan orangtua dan saudara jadi berkurang.

Selain itu, generasi kekinian juga mencari kesenangan, terutama dalam bekerja. Sehingga, selain co-working space, banyak kafe ramai dengan anak muda yang sedang bekerja.

“Ini ‘pembunuh’ model 9-5,” kata Yuswohady.

Generasi ini juga lebih suka bekerja di kantor startup seperti Traveloka atau Gojek. ” Generasi milenial lebih suka bekerja dengan pimpinan yang bedanya 1-2 tahun,” kata dia.(SIBT)

Post Author: @Inshafuddin Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *