‘Rihlah Muhibbah’ Santri/ah Dayah Terpadu Inshafuddin Telah Usai

Pengurus OPDTI dan Ustad Berpose Bersama di Dayah Terpadu Ulumuddin, Cunda, Lhokseumawe

Oleh; Syukri Isa Bluka Teubai

Inilah Rangkaian Kegiatan ‘Rihlah Muhibbah’ OPDTI Dayah Terpadu Inshafuddin Tak Kala Berkunjung ke Beberapa Pesantren/Dayah yang Ada di Aceh Pada Jum’at dan Sabtu, 25 – 26 Oktober 2019.

Banda Aceh – Hari Jum’at tanggal 25 Oktober 2019, pukul 15;45 WIB ketiga Bus Damri berangkat meninggalkan komplek Dayah Terpadu Inshafuddin menuju daerah tempat tujuan iaitu Dayah Terpadu Almuslim, Matang Glumpang Dua.

Pukul 23;15 WIB malam Sabtu rombongan Dayah Terpadu Inshafuddin sampai di Dayah Terpadu Almuslim, Matang. Semua rombongan menginap di Dayah yang berada di daerah Kota Juang itu. Malam pertama sampai di sana tak ada kegiatan karena kelelahan.

Hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019, pukul 09;11 WIB rombongan menuju ke Dayah Terpadu Ulumuddin sampai di dayah itu pada pukul 11;05 WIB menjelang siang. Sesampai di sana disambut oleh ustad/zah dan Pengurus Organisasi Dayah Ulumuddin yang sudah sedia menunggu kedatangan rombongan.

Kemudian berkumpul di Aula dayah sekaligus temu-ramah dan Santri pengurus OPDTI Dayah Terpadu Inshafuddin menampilkan Rapa’i Geleng, lalu kemudian santri dan santriah pengurus organisasi Dayah Terpadu Ulumuddin membawa santri/ah Dayah Terpadu Inshafuddin untuk melihat lihat suasana dayah mereka.

Beberapa sa’at kemudian melakukan foto bersama, penyerahan cendera mata dan mereka kembali berdiskusi ringan sesama pengurus organisasi sampai Azan pertanda shalat Zuhur telah tiba, melaksanakan shalat bersama dan santri Dayah Terpadu Inshafuddin bersiap siap untuk kembali ke dayah Almuslim.

Sore hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2019, setelah melaksanakan shalat Ashar berjama’ah di Dayah Terpadu Almuslim, pengurus OPDTI putra dan santri Dayah Terpadu Almuslim bermain Bola Sepak dalam rangka pertandingan persahabatan, skor akhir akan pertandingan persahabatan itu, imbang 2-2.

Setelah shalat Magrib berjama’ah, putra di Mushalla Putra begitu juga putri di Mushalla putri, ustad/zah dan OPDTI Dayah Terpadu Inshafuddin makan malam bersama dengan ustad/zah juga para pengurus OSPTA (Pengurus Organisasi Santri Dayah Terpadu Almuslim) di dapur putri.

Barulah kemudian pada pukul 20;45 WIB malam Minggu acara temu ramah bersama Yayasan, Direktur Dayah dan sekalian ustad/zah dimulai, acara itu berlangsung di Mushalla Putri dayah terpadu Almuslim. Sesudah acara dibuka oleh protokol dengan ucapan Al Basmalah, langsung dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

T Ijlal Mudhaffar santri kelas 3 Tsanawiah (SMP) dayah terpadu Almuslim yang bertindak sebagai pembaca Al-Qur’an. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, melihat profil Dayah Terpadu Almuslim. Barulah kemudian ustad Iswan Fadlin MA selaku direktur Dayah Terpadu Almuslim memberi sambutan.

Peserta acara di malam itu iaitu santri kelas 4 (kelas 1 Aliyah/SMA) putra, santriah kelas 5 (kelas 2 Aliyah/SMA) putri serta sekalian pengurus OPDTI putra-putri Dayah Terpadu Inshafuddin, turut serta dihadiri oleh ustad dan ustazah kedua dayah tersebut.

“Santri akhir kami, baru duduk di kelas 5 dan mereka itu semua putri tak ada putra, karena pertama sekali dayah ini ada, hanya menerima santri putri sahaja, barulah di tahun kedua kami menerima santri putra dan mereka itu baru duduk di kelas 4 sekarang ini,” ustad Iswan Fadlin MA menjelaskan keadaan santri/santriah di Dayah yang ia pimpin.

Setelah ustad Iswan Fadlin MA memberi sambutan dari pihak Almuslim, ustad Muslim SHI yang mewakili direktur Dayah Terpadu Inshafuddin menerima giliran untuk memberi sambutan di acara temu-ramah antara kedua dayah terpadu.

Penyerahan cenderamata dari dan untuk masing masing Dayah dilanjutkan dengan foto bersama. Tgk Mahdi S.Ag membaca do’a pertanda acara temu ramah di malam Minggu tanggal 26 Oktober 2019 segera akan berakhir. Setelah do’a acara temu-ramah ditutup oleh protokol. Pengurus OPDTI putra-putri meninggalkan tempat acara, bersiap siap untuk kembali ke dayah tercinta yang berada di Ibu Kota Provinsi Aceh.

Pukul 23;33 WIB rombongan meninggalkan dayah terpadu Almuslim dan kembali ke Banda Aceh dan pada pukul 05;55 WIB pagi Minggu, tanggal 27 Oktober 2019 para rombongan tiba, kembali ke Dayah dengan selamat dan alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT karena di dalam perjalanan tidak ada kendala dan hambatan. Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

Semoga pengalaman dan tambahan ilmu tentang Dayah Terpadu yang sudah didapati dapat dipakai sebagaimana musti demi peningkatan, meningkatnya sumber daya santri di Dayah kita Tercinta, Dayah Terpadu Inshafuddin. Semoga terus dan semakin berjaya, Inshafuddin adalah Primadona!

@Inshafuddin Media

Post Author: @Inshafuddin Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *