Puluhan Tgk Dayah Mengikuti Pelatihan ‘Education Management Information System’ di Kantor Kementrian Agama Kota Banda Aceh

Drs. Abd. Syukur M.Ag
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementrian Agama Kota Banda Aceh.

Oleh; Syukri Isa Bluka Teubai

Banda Aceh – Puluhan Tgk Dayah baik dari Dayah Salafi mahupun Dayah Modern, Pengajar Diniyah dan Pengajar di tingkat TPQ mengikuti pelatihan ‘Education Management Information System’ (EMIS) di kantor Kementrian Agama Kota Banda Aceh.

Acara yang bertajuk ‘Pembinaan/Sosialisasi Pendidikan Keagamaan dan Simulasi Pengisian Aplikasi EMIS Pada Dayah/Pondok Pesantren, Diniyah Takmiliah dan TPQ Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementrian Agama Kota Banda Aceh Tahun 2019’ sudah berlangsung pada hari Kamis, 18 Juli 2019.  

Para Peserta Pelatihan

Drs. Abd. Syukur M.Ag mengatakan pada pelatihan kali ini hanya mengundang beberapa Dayah/Pondok Pesantren, Diniyah dan Tpq sahaja.

“Peserta hari ini 26 orang dari unsur Pesantren/Salafi, 10 orang dari Tpq dan 4 orang dari Diniyah,” imbuhnya.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementrian Agama Kota Banda Aceh tersebut juga menambahkan bahawa meningkatkan eksistensi dayah merupakan kewajiban kita.

“Adalah hal yang perlu diingat bersama iaitu untuk meningkatnya eksistensi dayah, ini merupakan tugas kita bersama, mari sama sama menjunjung itu,” tuturnya pada sa’at memberi materi.

Para Peserta Pelatihan

EMIS merupakan sebuah Web Online yang harus dimiliki oleh setiap dayah/lembaga pendidikan agama, gunanya supaya Kantor Kementrian Agama RI mudah dalam hal memberi bantuan kepada setiap dayah/lembaga pendidikan agama yang ada di seluruh Indonesia.

Pada pelatihan di hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 lalu, sekalian Tgk Dayah diajari bagaimana tata cara pengisian EMIS dan apa apa sahaja yang musti diisi di dalam sistem informasi online yang dimaksud.

Dan bagi dayah/lembaga pendidikan agama yang belum memiliki akun (Education Management Information System) EMIS, dipersilahkan datang ke kantor Kementrian Agama Kota Banda Aceh (setiap hari kerja) untuk mengurus pembuatan akun tersebut.

Post Author: @Inshafuddin Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *